Kandungan Gizi dan Manfaat Kuning Telur untuk Kesehatan

Menurut data dari Departemen Kesehatan (Depkes) tahun 2017, berat rata-rata satu butir telur adalah antara 50-60 gram. Dalam satu butir telur berat sekitar 55 gram, terdapat sekitar 75 kalori, 7 gram protein, 5 gram lemak, dan hampir tidak ada karbohidrat. Komposisi gizi dari satu butir telur ini terdiri sekitar 60% dari putih telur, sekitar 30% kuning telur, dan sisanya 10% adalah cangkang. 


Kuning telur (sumber : pexels.com)

Selain makronutrien, telur juga kaya akan mikronutrien seperti vitamin dan mineral. Beberapa mineral yang banyak terkandung dalam telur adalah zat besi, magnesium, kalsium, dan fosfor. Telur juga mengandung berbagai jenis vitamin, kecuali vitamin C. Ternyata protein lebih banyak terkandung dalam kuning telur daripada putih telur. Meskipun seringkali kita berpikir bahwa protein utama ada dalam putih telur, namun kenyataannya kuning telur memiliki kandungan protein lebih tinggi. 

Lemak dalam telur terkonsentrasi di kuning telur, dengan sekitar 5 gram lemak per butir telur. Di antara jumlah itu, sekitar 2 gram berupa lemak tak jenuh tunggal, 1,7 gram lemak jenuh, dan 0,7 gram lemak tak jenuh ganda. Satu butir telur juga mengandung sekitar 250-275 mg kolesterol. Ternyata kuning telur memiliki lebih banyak vitamin dan mineral dibandingkan dengan putih telur, termasuk vitamin A dalam bentuk lutein

Kuning telur mengandung manfaat kesehatan yang beragam. Selain sebagai sumber protein dan lemak, kuning telur juga mengandung antioksidan, anti peradangan, dan zat anti bakteri. Ada juga penelitian yang menunjukkan potensi kuning telur dalam membantu melawan kanker. Kandungan lemak baik dalam kuning telur, terutama fosfatidil kolin, memberikan efek antioksidan yang bermanfaat. Kandungan zat besi dalam kuning telur juga berguna bagi orang yang menderita anemia. 

Penting untuk memilih telur dengan bijak. Disarankan membeli telur yang disimpan di tempat dingin, seperti lemari pendingin, untuk menjaga kualitasnya dan mencegah kontaminasi bakteri. Telur yang baik memiliki permukaan yang licin, warna yang cerah, dan tidak retak. Telur segar biasanya akan tenggelam jika ditempatkan dalam air, sementara yang sudah tidak segar cenderung mengambang. Pemisahan kuning telur dan putih telur bisa dilakukan dengan hati-hati, menggunakan metode langsung atau tangan untuk menghindari kontaminasi. 

Secara keseluruhan, baik kuning telur maupun putih telur memiliki manfaat masing-masing. Kuning telur kaya akan lemak dan nutrisi lainnya, sementara putih telur adalah sumber protein rendah lemak yang baik untuk mengurangi asupan kalori dan kolesterol. Pemilihan tergantung pada kebutuhan gizi dan tujuan konsumsi.

Comments